![]() |
| Mahasiswi UNIMED Hidupkan Rumah Literasi Mangrove, Ajak Anak Peduli Lingkungan |
Medankampus.com - Sekitar 19 mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan (UNIMED), melaksanakan Proyek Kemanusiaan di Rumah Literasi Mangrove, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada 1–30 September 2026.
Program tersebut berfokus pada penguatan literasi anak, peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, serta pemanfaatan potensi lokal untuk mendorong pemberdayaan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan penataan Rumah Literasi Mangrove, mengadakan pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung), serta mengaji bagi anak-anak.
Mahasiswa juga memberikan edukasi pengelolaan sampah plastik melalui pembuatan ecobrick dan memperkenalkan pemanfaatan bunga telang sebagai bahan minuman teh herbal.
Pelaksanaan Proyek Kemanusiaan tersebut berada di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Ibnu Hajar, M.Si., bersama dosen pendamping Fauzi Kurniawan, S.Psi., M.Psi., Anifah, S.Sos., M.Pd., dan Khodijah Tussolihin Dalimunthe, SKM, M.Kes.
Salah satu kegiatan awal yang dilakukan mahasiswa adalah menata ulang Rumah Literasi Mangrove dengan menghadirkan pojok baca. Penataan ini bertujuan menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman dan menarik agar anak-anak di sekitar desa terdorong memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membaca dan belajar.
Selain menata ruang, mahasiswa mengajak anak-anak mengikuti kegiatan calistung dan mengaji. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses anak-anak terhadap kegiatan belajar di luar sekolah sekaligus menjadikan Rumah Literasi Mangrove sebagai ruang aktivitas positif bagi mereka.
Pengelola Rumah Literasi Mangrove, Muhammad Sidiq Zaelani, S.Pd., mengatakan bahwa keberadaan rumah literasi tersebut masih belum sepenuhnya dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dapat membantu memperkenalkan fasilitas tersebut sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakannya sebagai ruang belajar, khususnya bagi anak-anak.
Kegiatan mahasiswa kemudian diperluas ke bidang lingkungan. Mereka menemukan bahwa praktik pembakaran sampah plastik masih dilakukan oleh sebagian warga. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai alternatif pemanfaatan sampah plastik melalui pembuatan ecobrick.
Dalam kegiatan ini, masyarakat diajak mengumpulkan sampah plastik dari aktivitas rumah tangga untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan ecobrick, alih-alih membakarnya. Edukasi juga diberikan secara langsung kepada anak-anak melalui praktik pengumpulan dan pemanfaatan sampah plastik.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab sejak usia dini. Pengenalan ecobrick juga diharapkan dapat mendorong keterlibatan keluarga dalam membangun kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Baca Juga: OMODA O4 EV Resmi Dibuka Pemesanannya di GIIAS 2026, 1.000 Pembeli Pertama Dapat Benefit Rp 50 Juta
Di sisi lain, mahasiswa mengidentifikasi potensi lokal berupa bunga telang yang tumbuh di sekitar Desa Tanjung Rejo, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Untuk memperkenalkan potensi tersebut, mahasiswa memberikan edukasi kepada ibu-ibu kelompok wirit mengenai pengolahan bunga telang menjadi teh. Kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar agar memiliki nilai guna.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk implementasi pembelajaran mahasiswa Pendidikan Masyarakat UNIMED melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Program ini mengintegrasikan penguatan literasi, edukasi lingkungan, dan pengenalan potensi lokal sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitarnya.
Melalui kolaborasi dengan pengelola Rumah Literasi Mangrove dan masyarakat setempat, mahasiswa diharapkan dapat turut mendukung keberlanjutan kegiatan literasi anak, meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan sampah, serta memperluas pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan potensi lokal Desa Tanjung Rejo. (Admin)

