![]() |
| Guru Besar UNPRI Ukir Prestasi Internasional, Masuk Daftar Ilmuwan Top Dunia |
Medankampus.com - Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi (FAST) UNPRI, Prof. Hairus Abdullah, S.T., M.Si., Ph.D., masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 yang diterbitkan oleh Stanford University bekerja sama dengan Elsevier.
Pengakuan internasional tersebut menjadi pencapaian penting bagi UNPRI, khususnya dalam pengembangan riset dan ilmu pengetahuan di bidang Rekayasa dan Ilmu Material.
Pemeringkatan World’s Top 2% Scientists didasarkan pada data bibliometrik ilmiah yang dihimpun dan diolah melalui basis data internasional Elsevier.
Pemeringkatan ini digunakan untuk mengidentifikasi ilmuwan dengan kontribusi dan dampak penelitian yang signifikan berdasarkan sejumlah indikator publikasi dan sitasi ilmiah.
Berdasarkan data yang disampaikan, Prof. Hairus menempati peringkat ke-131.374 secara global. Sementara itu, dalam subbidang Energy yang termasuk dalam bidang utama Enabling & Strategic Technologies, ia berada di peringkat ke-4.119 dunia.
Capaian tersebut didukung oleh nilai H-index 10 dan Hm-index 5. Kedua indikator ini menjadi bagian dari pengukuran kinerja ilmiah yang berkaitan dengan produktivitas publikasi, sitasi, serta kontribusi penelitian seorang ilmuwan.
Prof. Hairus tercatat dalam daftar tersebut untuk periode 2025–2026 berdasarkan kategori Single Year, yang mengacu pada kinerja ilmiah dalam satu tahun pengamatan.
Wakil Rektor II UNPRI Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, dan Sarana Prasarana, Prof. Dr. Ermi Girsang, M.Kes., M.Biomed., AIFO., menyampaikan kebanggaan dan apresiasi atas pencapaian tersebut.
"Kami sangat bangga dengan capaian Prof. Hairus yang telah mengharumkan nama UNPRI di tingkat global. Ini adalah bukti nyata bahwa dosen UNPRI tidak hanya berkontribusi di dalam kelas, tetapi juga diakui oleh komunitas ilmiah internasional," katanya.
Prof. Ermi menegaskan, UNPRI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan kemajuan bangsa.
Menurutnya, pencapaian akademisi di tingkat internasional menjadi salah satu dorongan bagi institusi untuk terus memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pengakuan terhadap Prof. Hairus juga menjadi momentum bagi UNPRI untuk memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan tinggi dan penelitian yang berdaya saing global.
Sebagai perguruan tinggi swasta di Kota Medan, UNPRI menyatakan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat inovasi, serta menyempurnakan layanan akademik dan nonakademik secara berkelanjutan.
Upaya tersebut diarahkan untuk mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, mampu bersaing di tingkat internasional, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Selain mengembangkan kualitas akademik dan riset, UNPRI juga menyediakan kelas karyawan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sambil tetap menjalankan aktivitas profesional.
Dengan capaian ini, UNPRI berharap semakin banyak dosen dan peneliti yang menghasilkan karya ilmiah berkualitas serta berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional. (Red)

